Materi Pembelajaran Hidup Gotong Royong (PPKn Kelas II)
A. Hidup
Rukun, Saling Berbagi, dan Tolong Menolong
1. Pengertian Hidup Rukun
Kita hidup dalam keluarga. Kita memiliki keinginan
yang berbeda-beda. Kita tidak boleh menang sendiri. Kita menghargai orang lain.
Kita tidak boleh bertengkar. Kita harus hidup rukun. Hidup menjadi aman dan
tentram.
Contoh cerita:
Teman-teman
Rio dan Rini sangat banyak.
Mereka teman-teman di rumah. Mereka
bermain dengan rukun. Agar permainan tidak menimbulkan pertengkaran, mereka
membuat peraturan. Isi peraturannya, dalam bermain tidak boleh curang. Jika
curang tidak boleh ikut main. Jika menang tidak boleh sombong. Bermain harus
mengikutu peraturan. Semua harus bermain dengan jujur. Aturan permainan harus
dipatuhi.
Perwujudan Hidup Rukun :
a. Mau
bergaul dengan setiap orang.
b. Mau
bekerjasama dengan setiap orang.
c. Mau
menolong setiap orang yang membutuhkan.
d. Mau
mengakui hak orang lain.
2. Pentingnya Saling Berbagi
Tuhan menciptakan manusia tidak sama.
Ada si kaya dan si miskin. Ada yang memiliki harta berlebih. Ada yang tidak
memiliki harta. Si kaya memberi pada si miskin. Kita harus saling berbagi. Kita
tidak boleh serakah.
Sikap saling berbagi dalam kehidupan
sehari-hari :
- Memberi pinjaman alat tulis, kepada teman yang tidak membawa alat tulis.
- Memberi bantuan, kepada masyarakat yang terkena bencana. Baik bencana banjir, longsor, gunung meletus, dan lainnya.
- Memberi bantuan, pada teman yang tertimpa musibah.
- Memberi sedekah, pada peminta-minta yang tidak mampu bekerja.
- Mengunjungi dan menghibur teman yang sedang sakit.
3. Pentingnya Saling Tolong Menolong
Kita hidup bersama keluarga. Kita harus
saling tolong menolong. Kita membatu ibu di rumah. Kita membantu pekerjaan
ayah. Kita membantu adik belajar.
Bentuk-bentuk saling tolong menolong :
a. Harta
benda, misalnya :
− Memberikan
(sedikit) uang yang kita miliki.
− Memberikan
baju-baju bekas yang sudah tidak dipakai lagi.
− Memberikan
buku bacaan yang sudah tidak dibaca lagi.
− Memberikan
alat tulis kepada teman yang membutuhkan.
b. Tenaga,
misalnya:
− Membantu
mengumpulkan sumbangan.
− Membantu
menyalurkan sumbangan kepada yang berhak.
− Membantu
mendirikan tenda darurat, bagi orang yang tertimpa musibah.
Komentar
Posting Komentar